Jumat, 20 Februari 2015

9Gag, Inspirator Situs Komedi

Hai! Kalian tau kan 9Gag? Itu lho situs yang berisi gambar-gambar meme lucu. Sekarang 9Gag ga hanya dalam bentuk website, 9Gag sudah memasuki twitter dan instagram!
9Gag, situs meme yang mendunia!



Nah, menurut kalian 9Gag itu dari mana sih?
9Gag berasal dari kata kantonis yaitu gau gag yang artinya melucu.
Yup, 9Gag itu dari Hongkong.





Pendirinya adalah Ray Chan, Chris Chan, Marco Fung, Brian Yu, Derek Chan pada tahun 2008.
Para Pendiri 9Gag
9Gag awalnya proyek sampingan ketiga orang tersebut. Namun, penggemarnya semakin banyak, banyak, dan banyak!
Di Indonesia juga bermunculan situs komedi Dagelan dan 1Cak seperti 9Gag.

Namun saat diwawancarai pada "9Gag Goes To Jakarta" di FX Senayan, Senin tanggal 2 Februari 2015 kemarin, salah seorang pendiri 9Gag yaitu Ray Chan berkata, "Itu adalah hal yang bagus. Saya merasa senang jika 9Gag bisa menginspirasi orang-orang untuk turut menyebarkan kebahagiaan,".
Wah! 9Gag senang telah menjadi inspirasi Indonesia!

Kamis, 04 Juli 2013

Tutorial High Speed Photography

Haiii! '.'/
Hari ini aku mau nge-post tentang teknik fotografi high speed :D
Hm, wait, udah tau belum yang dimaksud high speed photography? ._. Jadiii, high speed itu memoto sebuah objek dengan cepat.
Contoh air ini.










Nah sekarang aku mau ngasih tutorial high speed dengan menggunakan kamera hp. Inget ya kamera hp lho bukan SLR. Dan objeknya air.
Yang diperlukan :

  • Kamera HP
  • Air putih
  • Pewarna makanan
  • Pemberat*
  • Wadah Air
  • Sendok
*Pemberatnya diusahakan lebih berat dari kelereng kecil ya, kalo bisa pake kelereng yang gede itu lho. Kalo aku menggunakan ini sebagai pemberatnya.

Langkah-langkahnya :

  1. Masukan air putih ke dalam sebuah wadah, bisa menggunakan mangkuk atau gelas plastik. Hindari menggunakan wadah yang terbuat dari kaca ya, takutnya pecah.
  2. Warnai air tsb dengan pewarna makanan warna apa saja, disarankan warna merah karena warna merah mencolok lalu aduk air dengan sendok agar warnanya merata.
  3. Siapkan hp ditangan kiri dan pemberat di tangan kanan.
  4. Jatuhkan pemberat pada tangan kanan ke arah wadah air sembari menekan tombol kamera hp. Karena ini pake kamera hp, jadi menurut refleks kita aja.
  5. Dan lihatlah hasil di kamera hp-mu.


Ini hasil foto-fotoku pake Sony Ericsson J108 Cedar dengan kamera primer 2 megapixels :D




Rabu, 03 April 2013

Camera360 For Windows Phone 8

Haaaiiii! Masih ingat post aku tentang Camera360? Sekarang aplikasi ini udah bisa dijalankan di Windows Phone 8, lhooo ;))))
Selain itu, aplikasi ini juga bisa bekerja sebagai lensa utama yang terhubung langsung ke camera perangkat Windows Phone 8, ga harus membuka aplikasinya terlebih dahulu. Ga kayak aplikasi lainnya, Camera360 juga memungkinkan pengguna mengedit foto secara real-time, tanpa perlu mengambil gambar terlebih dahulu. Keren kan?
Terinspirasi dengan kecanggihan kamera SLR, fitur COMPASS di dalamnya punya berbagai kemampuan dalam memaksimalkan hasil foto!
Mau download? Klik ini


Sabtu, 30 Maret 2013

Camera360

Sekarang ini banyak banget aplikasi buat edit foto. Salah satunya ini, Camera360.
Camera360 punya effect-effect unik lho. Antara lain, effect "Ghost" dan "2012".
Jadi effect itu bisa nambahin objek hantu ke foto. Kalau effect 2012, di foto kita bisa ada objek alien atau UFO.
Aplikasi ini dapat dijalankan di gadget berbasis Android. Mau download? Klik disini

BlueStacks

Hai! B)  Aku akan mulai blogging lageeee ;)))
Oke, aku punya info bagus nih buat elo, elo, dan eloooo ._.v
Ah ya, sekarang ini siapa sih yang ga tau Android? Kalau ada orang yang ga tau apa itu Android, ada dua kemungkinan yaitu 1) Dia orangnya gaptek 2) Dia datang dari masa lalu.
Sesuai di judul "BlueStacks", aku akan membahas itu.
BlueStacks adalah emulator Android, jadi kamu bisa download dan memakai apps Andoid lewat pc.

Tertarik download? Caranya gampang.
Klik bluestacks.com , lalu download ;) Oh ya, tapi ga semua pc cocok lho dengan BlueStacks, jadi cocokkan dulu ya spesifikasi BlueStacks dengan pc kamu.
Dan, selain bisa mendownload apps yang sudah disediakan di BlueStacks, kamu juga bisa langsung download apps di GooglePlay. Okeee, selamat mencoba :)

Kamis, 14 Juni 2012

Si Penolong Kecil


Hari ini matahari bersinar terik. Namun, sepertinya Nada dan Alna sudah terbiasa dengan panasnya sinar matahari, hihihi... Mereka berjalan kaki setiap pergi dan pulang sekolah. Memang letak rumah Nada dan Alna tidak berada jauh dari sekolah.

“Guk..guk” gonggongan seekor anjing kecil. “Ih, pergi sana kau anjing!” hardik Alna pada anjing kecil itu. Alna mengambil beberapa batu kecil lalu melemparkannya ke anjing itu. “Alna, jangan begitu! Kan, kasian anjing itu kesakitan” ujar Nada yang prihatin terhadap anjing kecil itu. “Uh, Nada, liat deh anjing itu! Iiih... badannya kotor sekali! Pasti Ia pernah terjatuh ke selokan. Jijik deh!” ujar Alna. Anjing itu memandang Nada dengan wajah yang memelas. “Pasti kamu lapar. Ini, aku punya beberapa potong roti” ujar Nada sambil membuka kotak bekalnya. Masih ada sedikit potongan rotinya. Nada sengaja menjatuhkan potongan roti itu supaya si anjing bisa memakannya. “Ckckckck... Nada! Anjing liar jelek itu kok kamu kasih makan sih?” tanya Alna sewot. “Dia terlihat lapar” jawab Nada polos. Alna menarik tangan Nada dan melanjutkan perjalanan pulang mereka.

Sesampainya di rumah Nada...
“Dadaaah Alna! See you tomorrow!” Sahut Nada ketika akan membuka pintu pagar rumahnya. “Assalamualaikum” ujar Nada. “Wa’alaikum salam” jawab Mama. Nada menggati pakaiannya dengan kaos dan celana pendek. Lalu, Ia mengambil air wudhu dan lantas mendirikan shalat zuhur. “Nada, makan siang, yuk!” ujar Mama. “Oke!” sahut Nada sambil melipat sajadahnya. Dengan lahap, Nada menghabiskan makan siangnya. “Ma, tadi di jalan, aku ketemu anjing kecil, kayaknya dia lapar, jadi aku kasih sisa bekalku” ujar Nada kepada Mama. Mama terseyum mendengarnya, Beliau bangga mendengar putrinya yang menyayangi hewan.

Semenjak hari itu, setiap pulang sekolah, Nada memberikan sisa bekalnya untuk Alkaffi. Anjing kecil itu Ia beri nama Alkaffi. Nada tidak bisa membawa Alkaffi pulang bersamanya. Karena, Andi, adiknya alergi kepada bulu kucing dan anjing. Namun, Alna masih tidak setuju dengan sikap Nada pada anjing liar itu. “Bagaimana pun, anjing liar tetap anjing liar. Pasti berkutu dan...iih... pokoknya jorok deh” pikir Alna.
Pada suatu hari, Alna dan Mamanya berbelanja di supermarket. Saat hari sudah larut, Alna dan Mamanya baru selesai berbelanja. Ada membuntuti Alna dan Mamanya! Seorang laki-laki yang mengenakan helm. Dan... Tas Mama Alna dijambret oleh laki-laki itu! “Maliiing!” sahut Alna dan Mamanya bersamaan. Beberapa orang berlari mengejar laki-laki itu. Secepat kilat, seekor anjing kecil ikut mengejar maling itu. Ternyata anjing kecil itu adalah Alkaffi! “Ayo Alkaffi! Kejar!” sahut Alna. Hap, Alkaffi berhasil mengambil tas Mama Alna. Alna dan Mamanya bersorak gembira. Alkaffi menghampiri Mama Alna untuk mengembalikan tasnya. Dan, beberapa orang lainnya memegangi si pencuri untuk dibawa ke kantor polisi. “Anjing pintar” puji Alna pada Alkaffi. Alkaffi menyalak senang karna dipuji, buntutnya bergoyang ke kiri dan ke kanan. Alna merasa bersalah karena tidak pernah peduli pada Alkaffi. Jika tidak ada “Si Penolong Kecil” Alkaffi, mungkin sang pencuri tidak bisa dihentikan dan Mama Alna akan kehilangan tasnya selamanya.
Esok harinya, seperti biasa Nada dan Alna pulang sekolah bersama. Ditengah jalan, mereka bertemu Alkaffi. Dan, tidak hanya Nada yang memberi makan Alkaffi, namun Alna juga! Nada senang melihat temannya bisa menyayangi binatang.

Sabtu, 02 Juni 2012

Menara Tumpukan Air Jamu

Hari itu, di siang hari yang panasss. Saya mencoba melakukan sebuah percobaan di teras rumah. Bermodal dari sebuah buku Kimia, aku mencoba ber-eksperimen. Aku akan melakukan percobaan "Menara Tumpukan Air Gula". Kalau diliat di buku nya sih, percobaan itu gampang dan simple banget! Itulah yang membuat saya tertarik.
Dengan percaya diri, aku meletakan 4 gelas yang diisi air. Gelas pertama, ga aku kasih gula. Gelas kedua dikasih gula 1 sendok teh. Yang ketiga dikasih 2 sendok teh gula dan seterusnya hingga kadar kepekaannya berbeda.
Supaya hasilnya bagus. Aku kasih perwarna. Setiap larutan gula diberi warna berbeda. Bagian ini nih yang membuat teras rumah kotor -__-" . Dan... treng..treng... Saatnya menuangkan larutan gula (lebih bisa dibilang hanya air gula, karena gula belum larut -_-) tadi ke sebuah gelas kaca tinggi. Dimulai dari larutan yang paling pekat lalu larutan yang tidak terlalu pekat dan seterusnya. Inilah hasilnya:
  • Percobaan saya :
Larutan gula yang pekat dan tidak bercampur -_-" . Warna nya pun bercampur. Warnanya udah kayak jamu.
  • Seharusnya :
Larutan gula bertumpuk dan menghasilkan menara larutan gula yang berwarna seperti pelangi.

Jadi, percobaan pertama gagal total! -____________-

Percobaan kedua...
"Ah, mungkin karena gula belum melarut banget ke air jadinya kadar kepekaannya "ancur" pikirku.
Dan, saya berniat melarutkan gula. Tadinya, aku mau nge-larutin gulanya di kompor. Tapi... daripada dimarahi oleh mama saya, saya mengurungkan niat tersebut -.-
Akhirnya, aku melarutkan gulanya dengan cara meletakan air gula itu di halaman rumah supaya terkena sinar matahari. 
Tik..tik..tik..
Setelah beberapa menit menunggu, aku mengecek apakah gula nya sudah larut. Dan.. ternyata sudah! Horaay *jingkrak-jingkrak*
Seperti percobaan pertama, saya menuangkan perlahan larutan demi larutan ke gelas kaca tinggi.
Apa yang terjadi?
HASILNYA SAMA SEPERTI PERCOBAAN PERTAMA!
Ini mah bukan "Menara Tumpukan Air Gula" tapi "Menara Tumpukan Air jamu". Warna nya yang bercampur ga "paruguh" itu menjadikan larutan gulanya berwarna cokelat mirip jamu -_-".

Papa udah ngomel-ngomel aja ngeliat teras rumah kotor dan berantakan gara-gara aku. Aku harus membersikan ini semua. Huh.. bagian yang sangat tidak menyenangkan.
Aku harus membersihkan dengan cepat, karena sebentar lagi, aku akan pergi ke Bekasi.
Dengan secepat kilat #eaa aku mencuci gelas-gelas. Dan mengelap lantai.
Cliiing... bersih deh, he he he